Memilih pemimpin

HIKMAH :

Suatu Ketika Imam Ahmad Bin Hanbal Rahimahullah di tanya oleh muridnya,

“Wahai Imam, mana yang di pilih; pemimpin (panglima perang) yang kuat tapi Fajir (banyak dosa), atau pemimpin yang sholeh tapi lemah?”

Imam Ahmad Bin Hanbal Rahimahullah menjawab dengan cerdas,

“Yang dipilih adalah pemimpin yang kuat meski fajir (banyak dosa). Karena kekuatannya dapat memperkuat kaum Muslimin, sedangkan kefajirannya untuk dirinya sendiri. Adapun pemimpin yang shaleh tapi lemah, maka keshalehannya untuk dirinya sendiri, sedangkan kelemahannya dapat membahayakan (dan melemahkan) kaum Muslimin.

Karena itu pulalah Rasulullah memilih Khalid Bin Walid Radhiyallahu’anhu yang ‘BARU’ masuk Islam sebagai pemimpin perang daripada Abu Dzar Al-Ghifari.meski Abu Dzar Al-Ghifari lebih banyak Ilmunya.

selamat beristikhoroh untuk menentukan pilihan besok. Karena sebaik2nya petunjuk adalah petunjuk dari اَللّه .

Selamat Beristirahat………………..!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s