Asmaul Husna didalam Ayat Kursi

ayat kursi

Nama Allah yang teragung yang terdapat dalam Surah Al-Baqarah, yaitu AI-Hayyu AI-Qoyyuum itu; ternyata terdapat dalam Ayat Kursi.

Lebih jauh menurut Al-Ulusi, dalam kitabnya Tafsir Ruhil-Ma’ani, bahwa ketika Ayat Kursi digali lebih dalam lagi ternyata juga memiliki keistimewaan yang hebat.. Keistimewaan itu adalah karena ia mengandung 17 Nama Allah, baik yang jelas maupun yang tersembunyi.
Nama-Nama itu adalah: [1] Allah, [2] Huwa, [3] Al- Hayyu, [4] AI-Qoyyuum, [5] kata ganti pada laa ta’khudzuhuu, [6] kata ganti pada lahuu, [7] kata ganti pada ‘indahuu, [8] kata ganti pada kata illaa bi-idznihi, [9] kata ganti pada ya’lamu, [10] kata ganti pada ‘alaihl, [11] kata ganti pada syaa’a, [12] kata ganti pada kursiyyuhuu, [13] kata ganti pada walaa ya uuduhuu, [14] Huwa, [15] Al-‘Aliyyu, [16] Al-‘Azhiim. Inilah Nama-Nama Allah swt. yang nampak jelas. Sedangkan Nama yang ke-17 adalah Nama Allah yang tersembunyi, yaitu yang terdapat dalam kata ganti hifdzuhumaa. Kata ini adalah bentuk transitif yang mengharuskan adanya subyek, yaitu Allah. Hal ini akan semakin bisa dipahami apabila rangkaian kalimat rersebut diungkapkan, … dan Dia (Allah) tidak merasa berat menjaga keduanya.
Tidak heran jika Al-Ulusi menemukan salah satu ilikmah dan kehebatan – dari ribuan hikmah dan rahasia – Ayat Kursi, karena memang Rasulullah saw. telah bersabda,
” … Ayat yang paling agung dalam Al- Quran adalah Ayat Kursi”, (HR. Ahmad dari Ubay bin :\a’ab).
Karena begitu agung, hebat, dan istimewanya Ayat Kursi sehingga sangat mujarab untuk sebuah permintaan. Maka dalam kesempatan yang lain dalam kaitannya dengan ayat ini, Nabi saw. pernah abda kepada Ali bin Abi Thalib ra.: “Wahai Ali, setiap kali engkau mau keluar rumah untuk sebuah keperluan, bacalah Ayat Kursi! Niscaya Allah menunaikan keperluanmu, insyaAllah”.
Kemudian juga, eksistensi Ayat Kursi ini salah satunya terdapat dalam hadits berikut.
Imam Ali bin Abi Thalib ra. Meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Surah Al-Faatihah, Ayat Kursi, Ayat Syahidalloohu annahuu laa ilaaha ilia huwa dan Ayat Qulillaahumma maalikal mulk, adalah ayat-ayat yan tergantung di ‘Arsy yang tidak ada batas (penghalang) antara mereka (keempat surah/ayat tersebut) dan Allah”. (Disebutkan oleh Imam Qurthubi dalam tafsirnya, Al-Jaami’u Li Ahkaamil Quran).
Dan masih ban yak lagi hadits yang menjelaskan tentang eksistensi, perintah, keutamaan, khasiat, dan hikmah membaca Ayat Kursi, namun tidak bisa disebutkan di sini karena terbatasnya tempat dalam bukuini.
Sumber: Ustd. Yusuf Mansyur; “Doa doa kunci bisnis”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s