Tagged: ayat 1000 dinar Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • blistyo 12:48 am on June 5, 2013 Permalink | Reply
    Tags: ayat 1000 dinar, , , , ,   

    11 Kunci Rezeki 

    rejeki-pagi-hari

    1. Takwa (menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya). Allah berfirman: “Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar (solusi)—Dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.” (QS. Ath Thalaq: 2-3). Sehingga, secara umum taqwa adalah salah satu pintu rezeki, sebaliknya maksiat adalah salah satu sebab terhalangnya rezeki.
    2. Tawakkal kepada Allah. Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman: “Dan barang siapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (QS. Ath Thalaq: 3)Rasulullah shallalllahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Kalau sekiranya kamu bertawakkal kepada Allah dengan sebenar-benarnya, tentu kamu akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki, berangkat pagi dalam keadaan lapar dan pulang sore dalam keadaan kenyang.” (HR. Tirmidzi, ia mengatakan, “Hadits hasan shahih.”)Perlu diketahui bahwa Tawakkal itu tidaklah seperti yang dipahami oleh orang-orang yang jahil (tidak mengerti) terhadap Islam, yang mengartikan tawakkal adalah membuang jauh-jauh sebab dan tidak beramal serta ridha dan rela terhadap kerendahan. Bahkan tidak demikian. Tawakkal adalah sebuah ketaatan kepada Allah dengan menjalankan sebab. Oleh karena itu, seseorang tidaklah berharap untuk memperoleh sesuatu kecuali menjalankan sebab-sebabnya. Adapun tercapai atau tidaknya dia serahkan kepada Allah Subhaanahu wa Ta’aala sambil berharap semoga yang dicita-citakannya tercapai, karena hanya Dia-lah yang mampu mendatangkan hasilnya. Betapa banyak orang yang menjalankan sebab, namun ternyata tidak memperoleh hasil apa-apa.
    3. Menyempatkan diri untuk beribadah Misalnya mengerjakan amalan sunat setelah amalan yang wajib. Baik yang berupa ibadah lisan seperti dzikr, membaca Al Qur’an dan mengajarkannya, dsb. maupun yang berupa perbuatan seperti shalat-shalat sunah dsb. Rasulullah shallalllahu ‘alaihi wa sallam bersabda:Tuhanmu berfirman, “Wahai anak Adam! Sempatkanlah beribadah kepada-Ku, niscaya Aku akan penuhi hatimu dengan rasa cukup dan Aku akan memenuhi tanganmu dengan rezeki. Wahai anak Adam! Janganlah menjauh dari-Ku. Jika demikian, Aku akan memenuhi hatimu dengan kefakiran dan Aku akan memenuhi tangan-Mu dengan kesibukan.” (HR. Hakim, dan dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahihut Targhib wat Tarhib)
    4. Berhajji dan berumrah Rasulullah shallalllahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sertakanlah hajji dengan umrah, karena keduanya menghilangkan kefakiran dan dosa-dosa. Sebagaimana kir menghilangkan kotoran besi, emas dan perak. Haji yang mabrur tidak ada balasannya selain surga.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban, Syaikh Al Albani menghasankannya dalam Shahihut Targhib wat Tarhib)
    5. Menyambung tali silaturrahim Rasulullah shallalllahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya maka sambunglah tali silaturrahim.” (HR. Bukhari)Silaturrahim adalah sebuah istilah untuk sikap ikhsan (berbuat baik) kepada kerabat yang memiliki hubungan baik karena nasab (keturunan) maupun karena ash-har (perkawinan), bersikap lemah lembut kepada mereka, memberikan kebaikan dan menghindarkan keburukan semampunya yang menimpa mereka, serta memperhatikan keadaan mereka baik agama maupun dunianya
    6. Berinfak Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman: “Dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.” (QS. Saba’: 39) Rasulullah shallalllahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda: Allah berfirman, “Berinfaklah wahai anak Adam! Niscaya Aku akan berinfak kepadamu.”(HR. Bukhari)Juga bersabda: “Tidak ada satu hari pun, di mana seorang hamba melalui pagi harinya kecuali dua malaikat turun, yang satu berkata, ‘Ya Allah, berilah ganti kepada orang yang berinfak ‘, sedangkan malaikat yang satu lagi berkata, ‘Ya Allah, timpakanlah kerugian kepada orang yang bakhil.’ ” (Muttafaq ‘alaih)Dan bersabda: “Sedekah tidaklah mengurangi harta, dan Allah tidaklah menambahkan hamba-Nya yang sering memaafkan kecuali kemuliaan. Demikian juga tidaklah seseorang bertawadhu’ karena Allah, kecuali Allah akan meninggikannya.” (HR. Muslim)
    7. Berbuat baik kepada kaum dhu’afa’ (kaum lemah seperti kaum fakir-miskin) Rasulullah shallalllahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Bukankah kamu dibela dan diberi rezeki karena (berbuat ihsan) kepada kaum dhu’afa kamu.” (HR. Bukhari)
    8. Hijrah Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman: “Barang siapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak.” (QS. An Nisaa: 100) Hijrah secara syara’ artinya meninggalkan sesuatu yang dibenci Allah menunju hal yang dicintai Allah dan diridhai-Nya.Rasulullah shallalllahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Orang muslim adalah orang yang bisa menjaga lisan dan tangannya dari mengganggu muslim lainnya. Dan orang yang berhijrah adalah orang yang berhijrah dari perbuatan yang dilarang Allah.” (HR. Bukhari)Termasuk ke dalam hal ini adalah berhijrah dari negeri kafir (negeri tempat merajalelanya kesyirkkan atau syi’ar-syi’ar kekufuran) dan dirinya tidak mampu menjalankan ajaran-ajaran Islam di sana, menuju negeri Islam (negeri di mana syi’ar Islam nampak seperti azan, shalat berjama’ah, shalat Jum’at dan shalat hari raya). Kecuali jika ia tidak mampu berhijrah atau ia berniat dakwah di sana, maka tidak mengapa tinggal di negeri kafir.
    9. Bersyukur terhadap nikmat Allah Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman:”Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih“. (QS. Ibrahim: 7) Bersyukur kepada Allah adalah dengan mengakui nikmat yang didapatkan berasal dari-Nya, memuji-Nya dan menggunakan nikmat itu untuk ketaatan kepada-Nya.
    10. Membantu penuntul ilmu syar’i. Dalam Sunan At Tirmidzi disebutkan: Ada dua orang bersaudara di zaman Rasulullah shallalllahu ‘alaihi wa sallam, yang satu datang kepada Nabi shallalllahu ‘alaihi wa sallam (untuk belajar), sedangkan yang satunya lagi bekerja. Maka orang yang bekerja ini mengeluhkan kepada Nabi shallalllahu ‘alaihi wa sallam tentang saudaranya. Beliau pun bersabda, “Mungkin saja kamu diberi rezeki karenanya.”
    11. Istighfar. Nuh ‘alaihis salam juga berkata: “Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun—Niscaya Dia akan mengirimkan hujan lebat kepadamu, membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun serta mengadakan (pula di dalamnya) sungai-sungai untukmu.” (QS. Nuh: 10-11)

    Penulis: Marwan Hadidi (mimbarjumat.com) Sumber: http://www.gorontalofamily.org/component/content/article/1-latest-news/609–kunci-kunci-rezeki.html

     
  • blistyo 12:39 am on October 11, 2012 Permalink | Reply
    Tags: , ayat 1000 dinar, , Surah as-Sajadah, surat Ath Thalaaq, surat Quraisy   

    Amalan Orang Kaya 


    Jika saya bertanya: “Siapakah yang memberi rizki seluruh makhluk di dunia ini termasuk manusia”? saya yakin jawaban semua muslim sama “Dialah Allah sang Pemberi Rizki”.

    Kalau saya bertanya lagi: “Apakah janji Allah janji Allah akan memberikan rezki bagi hamba-hambanya yang bertakwa adalah benar”? saya yakin semua muslim akan menjawab “Janji Allah adalah benar”
    Dan jika saya bertanya lagi: “Bersediakah manusia melakukan amalan-amalan yang telah dijanjikan oleh Allah mendatangkan rizki”? maka jawabannya ada yang bersedia dan ada yang tidak. Aniwe www, hidup adalah pilihan dan sesungguhnya Allah telah memberi jalan buat setiap hamba-Nya untuk memperolehi rezeki dalam pelbagai bentuk yang boleh menjadi puncak kebaikan dunia dan akhirat. Di antaranya:

    (More …)

     
  • blistyo 7:47 am on October 7, 2012 Permalink | Reply
    Tags: , ayat 1000 dinar, ,   

    Asmaul Husna didalam Ayat Kursi 

    ayat kursi

    Nama Allah yang teragung yang terdapat dalam Surah Al-Baqarah, yaitu AI-Hayyu AI-Qoyyuum itu; ternyata terdapat dalam Ayat Kursi.

    Lebih jauh menurut Al-Ulusi, dalam kitabnya Tafsir Ruhil-Ma’ani, bahwa ketika Ayat Kursi digali lebih dalam lagi ternyata juga memiliki keistimewaan yang hebat.. Keistimewaan itu adalah karena ia mengandung 17 Nama Allah, baik yang jelas maupun yang tersembunyi.
    Nama-Nama itu adalah: [1] Allah, [2] Huwa, [3] Al- Hayyu, [4] AI-Qoyyuum, [5] kata ganti pada laa ta’khudzuhuu, [6] kata ganti pada lahuu, [7] kata ganti pada ‘indahuu, [8] kata ganti pada kata illaa bi-idznihi, [9] kata ganti pada ya’lamu, [10] kata ganti pada ‘alaihl, [11] kata ganti pada syaa’a, [12] kata ganti pada kursiyyuhuu, [13] kata ganti pada walaa ya uuduhuu, [14] Huwa, [15] Al-’Aliyyu, [16] Al-’Azhiim. Inilah Nama-Nama Allah swt. yang nampak jelas. Sedangkan Nama yang ke-17 adalah Nama Allah yang tersembunyi, yaitu yang terdapat dalam kata ganti hifdzuhumaa. Kata ini adalah bentuk transitif yang mengharuskan adanya subyek, yaitu Allah. Hal ini akan semakin bisa dipahami apabila rangkaian kalimat rersebut diungkapkan, … dan Dia (Allah) tidak merasa berat menjaga keduanya.
    Tidak heran jika Al-Ulusi menemukan salah satu ilikmah dan kehebatan – dari ribuan hikmah dan rahasia – Ayat Kursi, karena memang Rasulullah saw. telah bersabda,
    ” … Ayat yang paling agung dalam Al- Quran adalah Ayat Kursi”, (HR. Ahmad dari Ubay bin :\a’ab).
    Karena begitu agung, hebat, dan istimewanya Ayat Kursi sehingga sangat mujarab untuk sebuah permintaan. Maka dalam kesempatan yang lain dalam kaitannya dengan ayat ini, Nabi saw. pernah abda kepada Ali bin Abi Thalib ra.: “Wahai Ali, setiap kali engkau mau keluar rumah untuk sebuah keperluan, bacalah Ayat Kursi! Niscaya Allah menunaikan keperluanmu, insyaAllah”.
    Kemudian juga, eksistensi Ayat Kursi ini salah satunya terdapat dalam hadits berikut.
    Imam Ali bin Abi Thalib ra. Meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Surah Al-Faatihah, Ayat Kursi, Ayat Syahidalloohu annahuu laa ilaaha ilia huwa dan Ayat Qulillaahumma maalikal mulk, adalah ayat-ayat yan tergantung di ‘Arsy yang tidak ada batas (penghalang) antara mereka (keempat surah/ayat tersebut) dan Allah”. (Disebutkan oleh Imam Qurthubi dalam tafsirnya, Al-Jaami’u Li Ahkaamil Quran).
    Dan masih ban yak lagi hadits yang menjelaskan tentang eksistensi, perintah, keutamaan, khasiat, dan hikmah membaca Ayat Kursi, namun tidak bisa disebutkan di sini karena terbatasnya tempat dalam bukuini.
    Sumber: Ustd. Yusuf Mansyur; “Doa doa kunci bisnis”
     
  • blistyo 3:43 am on October 6, 2012 Permalink | Reply
    Tags: , ayat 1000 dinar,   

    PENJELASAN AYAT 1000 DINAR 

    Sebutan “Ayat 1000 Dinar” adalah sebutan atau nama yang tidak tercantum di Qur’an, walau isinya diambil dari ayat suci Al Quran yaitu  Surah At-Tholaq [65:3].  Mungkin sama seperti sebutan “ Doa Sapu Jagad” yang juga tidak ada surat atau ayat seperti itu di Quran….tapi bagi yang pernah naik haji tentu pernah tahu dan membaca doa Sapu Jagad ini waktu melakukan Tawaf……

    Bunyi ayat 1000 Dinar adalah sebagai berikut:

    “Wamaa ya taqilaha yajallahu mahrajar wayarzuqhu minhaitsu layahtasib…Wamaa ya tawaqal alallahi fahuwa hasbuhu inalallaha baliqu amrihi  qajal lallahu liquli syaiin qodir..”(Surah At-Tholaq ayat[65:3])

    Artinya:

    “Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah SWT, akan diberikan kelapangan dan rezeki yang tidak terduga…Barang siapa yang bertawakal pasti akan dijamin-Nya…..Sesungguhnya Allah itu sangat tegas dengan perintahnya…Dia-lah yang mentakdirkan segala sesuatu..”

    Sebelum membaca doa Ayat 1000 Dinar ini, bersihkan dulu hati dari segala nafsu duniawi yang negative..kemudian ucapkan dalam hati niat sbb:

    “ Audzu billah himinnas syaitonni rodzim (aku berlindung kepada Allah dari gangguan setan terkutuk)….Bissmillahi rachmanni rakhim (dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang)   Astagfirullah al adzim ( ya Allah, aku mohon ampun kepadaMu)..Allahuma soli alla Muhamad wa ala Ali Muhamad (salawat nabi)…aku memanjatkan doa Ayat 1000 Dinar kepada-Mu sebagai ikrar keimanan dan ketaqwaanku kepada Mu…hanya pada-MU lah aku menyembah dan hanya pada-Mu lah aku minta pertolongan…berikanlah aku kebahagiaan didunia dan kebahagiaan diakhirat, selamatkanlah aku dari siksa api neraka…Amin…”

    Ayat 1000 Dinar dibacakan dalam hati/wirid dengan khusu dan dicamkan artinya dengan khidmat sebanyak 200 kali setiap selesai shalat wajib, nonstop tidak boleh ada shalat yang bolong/kelewatan..berarti 1000 kali dalam 24 jam…

    Kalau ada shalat yang bolong, harus diulangi lagi dari awal…(berarti harus sangat disiplin dengan ketat)..

    Menurut pengalaman saya sendiri yang telah melaksanakan doa Ayat 1000 Dinar ini selama setahun penuh nonstop tanpa ada shalat yang bolong, ….sangat bermanfaat…terutama segala rasa dendam, benci, marah, kecewa, stress berat yang membelenggu hati dan fikiran ini menjadi sirna…saya jadi bisa memaafkan orang yang pernah mendzlimi saya …saya bisa tersenyum menikmati indahnya penderitaan saya terdahulu..yang paling penting saya jadi lebih merasa dekat dengan Allah dan tidak terbelenggu lagi dengan nafsu duniawi akan pangkat, jabatan, kekayaan dlsb….saya menjad lebih bisa menerima semua yang Allah berikan kepada saya, baik susah ataupun senang, hikmah maupun musibah..lebih ikhlas dan bersyukur atas karunia Allah yang telah memberikan saya kehidupan yang tak ternilai ini….(catatan: waktunya tidak harus satu tahun..tapi lebih lama lebih baik..kalau tak tahan lama, gak apa sekuatnya dulu…tapi coba terus sampai mampu setahu penuh, agar hasilnya maksimal dan seumur hidup)…

    Sejak itu saya sangat yakin bahwa kalau kita mampu berserah diri sepenuhnya keada Allah, maka tak ada yang mampu mencelakai kita….biar seribu orang berniat mencelakai kita, tapi Allah bilang tidak, maka tak ada yang bisa mencelakakan kita…demikian juga biar seribu orang mendoakan kita selamat, tapi Allah bilang tidak, maka kita tidak akan bisa lepas dari kehendak Allah….

    Hasil utamanya dengan melakukan trirakat ini, kita bisa hidup tenang dan bahagia, tidak terbelenggu berhala duniawi lagi..semua rezeki akan datang sendirinya diatur oleh Allah, sesuai dengan upaya kita yang halal…Allah akan mendatangkan rezeki yang tidak diduga..(asal kita tetap beusaha, tidak malas-malasan)….Allah akan memudahkan dan menyelamatkan kita dari berbagai fitnah, dengki dan kedzaliman orang lain…

    Menurut pengalaman saya sendiri, saya diberi karunia kesehatan yang tidak ternilai sampai saat ini…usia saya sudah 64 tahun, tapi selama berpuluh tahun, sampai sekarang saya tidak pernah menderita sakit yang membuat saya harus tidak masuk kantor walau seharipun…Semua organ tubuh saya masih sangat normal, bebas dari semua penyakit diabetes, darah tinggi, kolesterol, ginjal, liver, jantung dll yang biasanya merongrong setiap manula..Allah menjaga kesehatan saya….

    Karena kesehatan ini pula saya masih dipercaya untuk menjabat suatu jabatan Corporate Secretary disebuah perusahaan terbuka/emiten dan mampu membantu pernikahan anak-anak saya dan membiayai sekolah anak anak saya  walau sudah pensiun dari militer 9 tahun yang lalu..tidak menjadi beban siapapun…

    Saya tekankan sekali lagi, bagi yang tertarik tirakat Ayat !000 Dinar, tirakat ini bukan mencari duniawi…tapi mendekatkan diri kepada Allah SWT….mencari ridho Allah….Kalau kita mencari duniawi, kita hanya akan mendapat duniawi, tapi kalau kita mencari akhirat, maka kita akan mendapatkan kebahagiaan didunia dan akhirat….

    Ingatlah, kalau niatnya hanya mencari kepuasan duniawi, anda keliru menggunakan ayat 1000 dinar ini..

    Untuk melengkapi penjelasan, mengapa diberi nama Ayat 1000n Dinar, mythosnya/legendanya sebagai berikut:

    Konon pada suatu masa, ada seorang saudagar yang sangat kaya dan dermawan di tanah Arab mendapat mimpi agar memberikan sedekah sebanyak 1000 dinar emas kepada fakir miskin….tapi saudagar tersebut kurang yakin akan perintah mimpi tersebut…Tapi ternyata mimpi itu datang setiap malam didalam tidurnya, sehingga saudagar itu dengan ikhlas memberikan sedekah 1000 dinar emas kepada fakir miskin….Pendek cerita, suatu saat saudagar itu pergi berlayar untuk berdagang kenegri seberang dengan membawa banyak harta kekayaan termasuk emas berlian yang disimpan didalam peti kayunya….Ditengah jalan bencana menimpa, turun badai yang sangat besar menghancurkan dan menenggelamkan kapalnya…tapi si saudagar itu ternyata selamat terdampar dipantai bersama peti emas berliannya yang sangat berharga……

    Apakah ini cerita sebenarnya atau hanya kiasan, wallahu alam..hanya Allah yang tahu…Saya bacanya dari sebuah kumpulan buku doa…

    Kalau doa Ayat 1000 Dinar ini, saya dapat langsung dari seorang keturunan ke-14 Sunan Kalijaga ( seorang wali penyebar agama Islam yang ketinggian ilmunya sudah terkenal).Ibu Titi Soediro di Jakarta (mungkin juga doa ini dibuat oleh Sunan Kalijaga, leluhurnya, diambil dari Quran, wallahu alam..).

     sumber : Nurhan Tirtaamijaya
     
  • blistyo 2:23 am on October 6, 2012 Permalink | Reply
    Tags: , ayat 1000 dinar   

    SHOLAT HAJAT KHUSUS AYAT 1000 DINAR ( UNTUK MEMUDAHKAN REZKI ) 

    Assalamu’alaikum wr,wb mahasiswa kampus samudra ilmu hikmah….semoga Rahmat Allah selalu bersama kalian. Artikel berikut ini adalah mengenai Sholat Hajat dengan membaca ayat 1000 dinar.Ketahuilah ada banyak cara untuk membuka kesulitan rezeQi. Ayat 1000 Dinar adalah yang sangat dianjurkan oleh para salafush sholih.Maka ambillah cara ini sebagai kunci untuk membuka kesulitanmu. Beginilah cara yang di Ijazahkan Al-Habib Muhammad bin Ali Syahab, Palembang.

    Kaifiatu ‘amal  :

    Adalah melaksanakan sholat hajat dua rakaat selama 7 ( tujuh ) hari berturut-turut.Dengan cara  : Setiap rakaat ba’da al-fatihah membaca ayat At-Tholaq 2-3 hingga akhir sebanyak 25 kali. Setelah salam membaca doa dibawah ini dengan sungguh-sungguh dan ikhlas 100 kali.

    Di bawah ini bacaan Surah At-Thalaq ayat 2-3  :

    Wa man yattaqillaha yaj’al lahu makhrojaa,wayarzuqhu min haitsu laa yahtasiib. Wa man yatawakkal ‘alallahi fahuwa hasbuhu.Innallaha balighu amrihi, Qod ja’alallahu likulli syaii-in Qodroo. At-Thalaq ayat 2-3 )  :

     

    Ma’nanya   :

    “ Barangsiapa bertaqwa kepada Allah, niscaya DIA akan memberikan jalan keluar dan memberinya rezki dari arah yang tidak disangka-sangka. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya DIA akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah menjalankan urusanNYA. Sesungguhnmya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu “ ( QS Ath-Thalaq : 2-3 )

    Dan ini doa yang dibaca 100 x   :

    بسم الله الر حمن الرحيم

    اللهم اكفنى بحلالك عن حرا مك واغنني بفضلك عمن سواك.X١٠٠

    Allahummakfinii bihalaalika ‘an haroomika waghninii bifadhlika ‘amman siwaaka.100x

    “ Ya Allah berilah kecukupan kepadaku dari rezeki  yang halal dari-MU dan ( jauhkan ) jangan yang haram, dan dengan keutamaan-MU kayakanlah aku dan jauhkan aku ( dari rezeki ) yang selain dari Engkau.” 100 x.

    Menurut guru kami, jika shalat ini dirutinkan terus-menerus ( jadi tidak terbatas hanya 7 hari ) itulah yang sebaik-baiknya. Dan bagi yang mengamalkannya dia tidak akan pernah mengalami kekurangan apapun dalam keperluan hidupnya. Mujarab Shohih !!

    === Sempurna Ijazah ===

    Semoga bermanfaat. Barakalloh…

    sumber: Ki Pangeran Sukamilung

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.