Updates from September, 2012 Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • blistyo 11:59 pm on September 15, 2012 Permalink | Reply
    Tags: , ,   

    Fadhilat Dan Khasiat Surah Al-Waqiah 

    Surat Al-Waqiah

    Surah Al-Waqiah adalah surah yang ke -56 di dalam Al-Quran, terletak pada juzuk ke 27 dan terdiri dari 96 ayat. Dinamakan Al-Waqiah kerana diambil dari lafaz Al-Waqiah yang terdapat pada ayat pertama surah ini, yang ertinya kiamat.

    Di dalam surah Al-Waqiah ini menerangkan tentang hari kiamat, balasan yang diterima oleh orang-orang mukmin dan orang-orang kafir. Diterangkan jugapenciptaan manusia, tumbuh-tumbuhan dan api, sebagai bukti kekuasaan Allah SWT dan adanya hari berbangkit.

     

    Al-Waqiah Surah Kekayaan

    Surah Al-Waqiah memang terkenal dengan beberapa khasiatnya dan kelebihan tersendiri dan hadis mengenainya adalah sahih.

    1.  Dengan mewiridkan surah Al-Waqiah sebagai bacaan rutin setiap hari dan malam, maka Allah menjauhkan kefakiran selamanya. Sa’ad Al Mufti mengatakan, bahawa hadis ini sahih.

    Rasulullah SAW bersabda:

    Man qara’a suratal-Waqi’ati lam yaftaqir abada.

    “Sesiapa (membiasakan) membaca surah Al-Waqiah, maka ia tidak akan kefakiran selamanya.”

    .

    2.  Rasulullah SAW bersabda: “Sesiapa membaca surah Al-Waqiah setiap hari, ia tidak akan ditimpa kefakiran.”

    3.  Daripada Ibnu Mas’ud r.a., Rasulullah SAW bersabda:  “Sesiapa membaca surah Al-Waqiah setiap malam, maka dia tidak akan ditimpa kesusahan atau kemiskinan selama-lamanya.” (HR: Al- Baihaqi)

    4.  Rasulullah SAW bersabda:  “Ajarkanlah surah Al-Waqiah kepada isteri-isterimu. Kerana sesungguhnya ia adalah surah Kekayaan.” (Hadis riwayat Ibnu Ady)

    5. Rasulullah SAW bersabda:  “Sesiapa yang membaca surah Al-Waqiah setiap malam maka dia tidak akan tertimpa kefakiran dan kemiskinan selamanya. Dan surah Al-Waqi’ah adalah surah kekayaan, maka bacalah ia dan ajarkan kepada anak-anakmu semua.”

    .

    Menurut fatwa sebahagian Ulama’ katanya: “Sesiapa membaca surah Al-Waqiah pada setiap hari dan malam dalam satu majlis sebanyak 40 kali, selama 40 hari pula, maka Allah akanmemudahkan rezekinya dengan tanpa kesukaran dan mengalir terus dari pelbagai penjuru serta berkah pula.”

    Khasiat Surah Al-Waqiah

    (More …)

     
  • blistyo 3:59 pm on September 4, 2010 Permalink | Reply
    Tags: , ,   

    Cara Mendapat Malam Lailatul Qadar 

    Lailatul Qodr adalah salah satu malam pada Bulan Ramadhan yang memiliki keutamaan yang sangat besar. Lalu bagaimana cara mendapatkan keutamaan tersebut?

    Pertama: Imani adanya dan keutamaannya sesuai berita yang shohih yang sampai kepada kita. Dengan mengimaninya saja akan mendapatkan pahala, disamping itu juga dapat memotivasi kita untuk lebih bersemangat.

    Lailatul Qadar merupakan malam yang sangat indah, penuh ketenangan, kesejahteraan, keselamatan, kedamaian dan keberkahan.

     

    Menurut para ulama, Lailatul Qadar bisa berarti Malam Kemuliaan. Bisa juga dinamakan demikian karena pada malam tersebut turun kitab yang mulia, turun rahmat dan turun malaikat yang mulia.

    ِإِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ (١) “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan.

    Lailatul Qadar juga bisa berarti malam yang penuh sesak karena ketika itu banyak malaikat turun ke dunia. Pada malam inilah, banyak para malaikat yang turun ke bumi, termasuk malaikat yang paling utama yaitu Jibril -’alaihissalaam-.

    تَنَزَّلُ الْمَلائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ (٤ Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Rabb-nya untuk mengatur segala urusan.

    “Lailatul Qadar itu pada malam 27 atau 29, sungguh Malaikat yg turun pd saat itu ke bumi lebih banyak dari jumlah batu kerikil.” (HR Thayalisi dlm Musnad-nya no. 2545; juga Ahmad II/519; dan Ibnu Khuzaimah dlm shahih-nya II/223)

    Bisa juga berarti malam penetapan takdir / qodar.

    فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِي(٤)أَمْرًا مِنْ عِنْدِنَ

    Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah, (yaitu) urusan yang besar dari sisi kami.

    (QS. Ad Dukhaan)

    Pada malam ini, segala urusan yang penuh hikmah dirinci, maksudnya segala kejadian selama setahun ke depan ditentukan dengan izin Allah yang Maha Kuasa dan Maha Bijaksana. Penentuan takdir pada malam tersebut adalah penentuan takdir tahunan.

    Malam itu penuh keselamatan, kedamaian dan keberkahan.

    سَلامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ Malam itu (penuh) keselamatan hingga terbit fajar.

    (QS. Al Qadr)

    إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ “Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi

    (QS. Ad Dukhaan)

    وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ (٢)لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (٣ Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. (QS. Al Qadr)

    Menakjubkan, malam tersebut lebih baik daripada seribu bulan yaitu sekitar 83 tahun.

    (Untuk Makna Nama Lailatul Qodr, Periksa Zaadul Maysir, 6/177, Ibnul Jauziy, Mawqi’ At Tafaasir, Asy Syamilah).

    Kedua: Beribadah sesuai dengan yang dicontohkan oleh Nabi.

    Sholat

    Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

    مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيْمَانًا وَ احْتِسَابًا غُفِرَ له مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

    “Artinya : Barang siapa berdiri (shalat) pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” [Hadits Riwayat Bukhari 4/217 dan Muslim 759]

    Do’a

    Disunnahkan untuk memperbanyak do’a pada malam tersebut.

    Tirmidzi, Ibnu Majah dan selainnya meriwayatkan dari Ummul Mukminin ‘Aisyah radliallahu ‘anha, beliau berkata,

    قلت يا رسول الله أرأيت إن علمت أي ليلة ليلة القدر ما أقول فيها ؟ قال قولي اللهم إنك عفو كريم تحب العفو فاعف عني

    Aku berkata kepada Rasulullah, “Wahai Rasulullah, apabila aku mengetahui waktu malam Al Qadr, apakah yang mesti aku ucapkan pada saat itu?” Beliau menjawab, “Katakanlah,

    اَ للّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنيِّ

    Allahumma innaka ‘afuwwun, tuhibbul ‘afwa, fa’fu’anni

    (Yaa Allah sesungguhnya engkau Maha pemberi ampunan, suka memberi pengampunan, maka ampunilah diriku ini).”

    (HR. Tirmidzi nomor 3513, Ibnu Majah nomor 3850 dan dishahihkan oleh Al Albani rahimahullahShahih Ibnu Majah nomor 3105) dalam

    Seorang Ulama berkata: Barang siapa yang bersungguh-sungguh mengerjakan ibadah di malam tersebut seperti shalat /qiyamullail, membaca qur`an, berdoa, berdzikir dan mengerjakan amalan-amalan baik lainnya akan mendapatkannya dan memperoleh keuntungan yang telah Allah janjikan bagi orang-orang yang menghidupkan malam tersebut jika dia mengerjakannya dengan mengimani dan mengharapkan pahalanya (-red.- ikhlash karena Allah / mengharap pahala/ridho Allah bukan karena selain Allah.

     

     
    • H.Drajat Sugiarto 11:18 pm on April 30, 2013 Permalink | Reply

      Terima kasih atas munculnya web ini, teruskan dan lengkapi dan luaskan materinya, semoga menjadi amalan ibadah anda, serta yang membacanya, amien.

  • blistyo 1:44 pm on August 27, 2010 Permalink | Reply
    Tags: , , Nuzul Quran,   

    Nuzul Quran dan Lailatul Qadr 

    Peristiwa nuzul al-Quran menjadi satu rakaman sejarah dalam kehidupan Nabi SAW hingga  seterusnya berperingkat-peringkat menjadi lengkap sebagaimana kitab al-Quran yang ada pada kita hari ini. Peristiwa Nuzul al-Quran berlaku pada malam Jumaat, 17 Ramadan, tahun ke-41 daripada keputeraan Nabi Muhamad SAW. Perkataan ‘Nuzul’ bererti turun atau berpindah dari atas ke bawah. Bila disebut bahawa al-Quran adalah mukjizat terbesar Nabi SAW maka ianya memberi makna terlalu besar kepada umat Islam terutamanya yang serius memikirkan rahsia al-Quran.

    ‘Al-Quran’ bererti bacaan atau himpunan. Di dalamnya terhimpun ayat yang menjelaskan pelbagai perkara meliputi soal tauhid, ibadat, jinayat, muamalat, sains, teknologi dan sebagainya. Kalimah al-Quran, sering dicantumkan dengan rangkai kata ‘al-Quran mukjizat akhir zaman’ atau ‘al-Quran yang mempunyai mukjizat’. Malah inilah sebenarnya kelebihan al-Quran tidak ada satu perkara pun yang dicuaikan atau tertinggal di dalam al-Quran. Dengan lain perkataan segalanya terdapat di dalam al-Quran. Firman Allah:

    Dan tidak seekor pun binatang yang melata di bumi, dan tidak seekor pun burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan mereka umat-umat seperti kamu. Tiada Kami tinggalkan sesuatu pun di dalam kitab Al-Quran ini; kemudian mereka semuanya akan dihimpunkan kepada Tuhan mereka (untuk dihisab dan menerima balasan). (Al-An’am:38)

    Al-Quran adalah hidayah, rahmat, syifa, nur, furqan dan pemberi penjelasan bagi manusia.. Segala isi kandungan al-Quran itu benar. Al-Quran juga dikenali sebagai Al-Nur bererti cahaya yang menerangi, al-Furqan bererti yang dapat membezakan di antara yang hak dan batil dan al-Zikr pula bermaksud yang memberi peringatan.


    (More …)

     
  • blistyo 3:32 am on July 15, 2010 Permalink | Reply
    Tags: Al-Waqi’ah, Tafsir   

    Keutamaan Surat Al-Waqi’ah. 

    Ubay bin Ka’b berkata bahwa Rasulullah
    saw bersabda: “Barangsiapa yang membaca surat Al-Wâqi’ah, ia akan
    dicatat tidak tergolong pada orang-orang yang lalai.” (Tafsir Nur
    Ats-Tsaqalayn 5/203).

    Abdullah bin Mas’ud berkata bahwa Rasulullah saw bersabda:
    “Barangsiapa yang membaca surat Al-Waqi’ah, ia tidak akan tertimpa oleh
    kefakiran selamanya.” .” (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5/203).

    Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa) berkata: “Barangsiapa yang membaca surat
    Al-Waqi’ah pada malam Jum’at, ia akan dicintai oleh Allah, dicintai oleh
    manusia, tidak melihat kesengsaraan, kefakiran, kebutuhan, dan
    penyakit dunia; surat ini adalah bagian dari sahabat Amirul Mukimin (sa)
    yang bagi beliau memiliki keistimewaan yang tidak tertandingi oleh yang
    lain.” (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5/203).

    Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa) berkata: “Barangsiapa yang merindukan
    surga dan sifatnya, maka bacalah surat Al-Waqi’ah; dan barangsiapa yang
    ingin melihat sifat neraka, maka bacalah surat As-Sajadah.” (Tsawabul
    A’mal, hlm 117).

    Imam Muhammad Al-Baqir (sa) berkata: “Barangsiapa yang membaca surat
    Al-Waqi’ah sebelum tidur, ia akan berjumpa dengan Allah dalam keadaan
    wajahnya seperti bulan purnama.” (Tsawabul A’mal, halaman 117).

     
    • Seorang Al-Fakir 6:47 pm on August 17, 2010 Permalink | Reply

      Subhanallah…

c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.